PKL Ke Batik Tulis Giriloyo



 Pada hari kamis tanggal 29 Februari kemarin kelas IX dari SMP BIAS YOGYAKARTA PKL ke Batik Tulis GIRILOYO. Kita berangkat pukul 07.30 menggunakan bus saat sampai kita di beri tahu sejarah Batik Tulis GIRILOYO, berdiri kapan, penghargaan apa saja yang di raih, bahan-bahan yang di perlukan untuk membuat batik, alatnya dan cara pembuatannya.


A. Batik tulis adalah teknik membatik yang muncul paling awal dan bergaya tradisional. Bahkan, banyak yang menyebutkan hasil batik ini adalah yang original atau asli.


B. Teknik pembuatan batik tulis: Alat untuk membuat batik:

-Canting.

-Gawangan.

-Wajan dan Kompor.

-Timbangan.

-Dingklik.

-Taplak.

-Malam (Lilin)

-Kain


C. Pertama-tama, pembatik akan menggambarkan pola yang mereka inginkan di atas kain. Kemudian, pola tersebut akan ditutupi oleh lilin panas menggunakan canting hingga mengeras. 


Setelah lilin mengeras, pembatik akan mewarnai kain sesuai warna yang mereka pilih. Hal ini bertujuan agar bagian yang tertutupi lilin tidak ikut terkena pewarna kainnya. Kalau warna kain sudah cantik dan mengering, kupas lapisan lilinnya secara perlahan. 


Teknik ini membutuhkan keahlian dan ketelitian yang tinggi dari seorang pembatik karena pembuatannya masih murni menggunakan tangan.


Inilah yang membuat satu batik tulis baru selesai dikerjakan setelah dua sampai tiga bulan. Tidak heran ‘kan kalau harganya mahal. 


C. Berikut beberapa penghargaannya:

1. Peringkat VI Pengelola Desa Wisata Nasional 2014.

2. Juara III Pokdarwis Bantul 2014.

3. Juara I Desa Wisata Mandiri Bantul 2014.

4. Juara III Desa Wisata DIY 2014.

5. Juara I Festival Kuliner Kampung Wisata DIY 2015.

6. Peringkat VI Pokdarwis Nasional 2016.

7. ASEAN Award untuk Homestay Adiluhung 2016.

8. Juara I Pokdarwis DIY 2016.

9. Juara II Pokdarwis Bantul 2016.

10. Peringkat V Pokdarwis Nasional 2017.

11. Peringkat VI Pokdarwis Nasional 2016.

12. ASEAN Award untuk Homestay Adiluhung 2016.

13. Juara I Pokdarwis DIY 2016.

14. Juara II Pokdarwis Bantul 2016.

15. Peringkat V Pokdarwis Nasional 2017.

16. Juara I Homestay Sungsang  Tingkat Kabupaten  2021.

17. Desa Wisata Berbasis Ekonomi Kreatif Trisakti Tourism Award 2021.

18. Desa Binaan Kemenparekraf RI 2021.

19.100 Besar Wisata ADWI Tahun 2022.

20. Desa Berkelanjutan Kemenparekraf RI 2022.


Setelah itu kita berkelompok 6 orang sesuai absen untuk membatik taplak meja, kita di dampingi oleh ibu-ibu dari Batik tersebut, untuk polanya sudah di buat jadi tinggal ngebatik aja. Wlaupun berantakan kata ibunya gapapa terus ibuny ngebantu ngehiasin batiknya kayak di tambah pola gitu. Terus habis ngebatik kita ke tempat pewarnaan batik di situ kita ga ngewarnain batik yg kita buat tadi soalnya lama jadi kita ngeliat prosesnya aja deh. Setelah selesai lanjut jajan di garasi soalnya banyak jajanan di sana, setelah jajan kita pulang dan sampai kira-kira jam 11.00. sekian cerita PKL nya.

Komentar